3 Alasan Chelsea Kemungkinan Akan Kehilangan Gelar Premier League

Penampilan Chelsea selama pramusim 2017-2018 menjadikan banyak orang-orang menilai mereka bakal kehilangan titel juara Premier League. Hasil di China dan Singapura memberikan peringatan berat kepada Manager Chelsea, Antonio Conte.

Ketika bertemu Arsenal, Inter Milan serta Bayern Munchen, armada Antonio Conte tidak maksimal. Faktor komunikasi serta kemapanan transformasi teknik jadi tugas sulit. Adanya Alvaro Morata menjadi, paling banyak menuai magnet.

Bandar Bola

Seperti di awal 2016/2017, anak buah Antonio Conte tak diunggulkan akan berada di takhta Inggris. Sky Sports melaporkan, rumah taruhan meletakkan Manchester City yang menjadi primadona utama. Sementara Manchester United, yang 24 angka di bawah Chelsea di klasemen musim yg lalu, ada di posisi kedua.

Kenapa The Blues dilihat sebelah mata, nyatanya, Conte membuktikan keahliannya dalam mengatur taktik dengan mempraktikkan struktur tiga bek tengah di awal turnamen. Strategi itu lalu jadi acuan untuk pelatih-pelatih lain yang lebih berpengalaman.

Conte ikut memungkinkan Chelsea klub pertama yang mendapat 30 kemenangan dalam satu musim Liga Inggris. Dia pun menunjukkan mampu membawa tim mempertahankan titel, seperti saat menghantarkan Juventus memenangkan Serie A sepanjang tiga musim secara berturut-turut.

Berikut ini 3 alasan Chelsea layak untuk tidak diunggulkan kepada Premier League 2017-2018 dari blog berita bola yang keren ini:

1. Inggris Bukan Italia

Conte bisa membantu Juventus bertakhta sepanjang tiga tahun secara terus menerus. Namun Inggris bukan Italia. Pada era penjualan hak siar televisi (dari 1992), 8 juara belakangan tidak ada yang sanggup mempertahankan titel.

Bila dirunut kembali, bahkan hanya dua pelatih yang sanggup menolong klub asuhannya memimpin lebih dari satu tahun. Mereka yakni Jose Mourinho dan Sir Alex Ferguson.

Conte jelas ingin bersanding sama dengan mereka. Untuk itu, dirinya perlu memastikan bahwa anak asuhnya masih tetap mempunyai motivasi tinggi untuk menjadi juara Inggris. Dan sejarah memperlihatkan bahwa itu bukanlah hal gampang.

Antonio Conte berjuang mengikuti langkah Jose Mourinho dan Sir Alex Ferguson.

2. Pemain Kunci Pergi

Tantangan Conte makin sulit melihat komposisi skuad kali ini. Nemanja Matic telah pergi dan Diego Costa secepatnya menyusul. Walau belum banyak bermain, hilangnya John Terry dari kamar ganti diduga juga akan memengaruhi moril klub.

Chelsea tentu tidak akan tinggal diam di pasar transfer. Mereka memboyong Alvaro Morata, Tiemoue Bakayoko, serta Antonio Rudiger.

Masalahnya adalah, mutu mereka belum terbukti di Sepak bola liga Inggris. Perginya Matic, dan Ruben Loftus-Cheek serta Nathaniel Chalobah, juga menjadikan persediaan gelandang tengah The Blues amat tipis.

3. Konsentrasi Terbagi Eropa

Chelsea, dan juga Liverpool, melenggang lancar ke kelas atas klasemen Liga Inggris 2016/2017 sebab fokus keduanya terarah ke sana. Mereka tidak terlalu terganggu ajang Eropa layaknya para saingan.

Keuntungan ini bakal menghilang di 2017/2018. Conte harus merotasi skuad mengatasi padatnya schedule.

Hal ini akan menciptakan tantangan untuk Chelsea bertambah. Karena, sebagaimana ditunjuk di poin yang lalu, skuad The Blues tidak menghadapi peningkatan menimbang kegiatan mereka di pasar transfer http://indobola.me/tentang-kami.

Leave a Reply

Your email address will not be published.